MANAJEMEN KINERJA M.1. TANTANGAN MANAJEMEN KINERJA KB.1. Manajemen Kinerja sebagai Suatu Sistem Sistem adalah komponen-komponen yang berinteraksi dan bekerja bersama secara interdependen untuk mencapai sesuatu. Sistem menerima input dan mengubah input melalui proses untuk menjadi output. Output dapat berupa hasil atau produk atau jasa atau informasi. Sistem manajemen kinerja itu penting karena berhubungan dengan kesuksesan kerja, peningkatan kinerja, pengembangan diri karyawan, dan sasaran organisasi. Manajemen kinerja tidak linier tetapi tidak berurutan atau melompat-lompat. Sebagai sebuah sistem, manajemen kinerja harus berhubungan dengan fungsi-fungsi penting lain seperti kesuksesan kerja, peningkatan kinerja, pengemnbangan diri karyawan, dan sasaran organisasi. Semakin baik kita merangkaikan sebuah sistem manajemen kinerja dengan hal-...
Tugas 1 : EKMA4478 /Analisis Kasus Bisnis Diketahui laporan keuangan PT. XYZ sebagai berikut. PT. XYZ NERACA PER 31 DES 2020 (dalam jutaan rupiah) Kas 2000 UtangDagang 3.000 PiutangDagang 6000 Utangwesel Persediaan 3000 Jangkapanjang 3.500 Gedung ...
1. Menurut Schroeder (2000) terdapat tiga macam strategi yang dapat digunakan untuk mengenalkan produk baru ke pasar, yaitu: · Tarikan Pasar. Strategi ini menyatakan bahwa pasar merupakan dasar untuk menentukan produk yang harus dibuat oleh produsen dengan bantuan teknologi yang ada saat ini. Suatu perusahaan sudah seharusnya membuat produk yang dapat dijual. Hal ini dapat diawali dengan penentuan kebutuhan konsumen dan dilanjutkan dengan pengorganisasian sumber daya serta proses sehingga dapat memasok produk kepada konsumen. Artinya, pasarlah yang menarik perusahaan untuk membuat produk baru. · Dorongan Teknologi. Strategi ini menyatakan bahwa teknologi merupakan penentu utama produk yang harus dibuat perusahaan dan sedikit memperhatikan pasar. Perusahaan harus mengejar keuntungan dari teknologi dengan mengembangkan teknologi dan produk superior. Produk hasil perke...
Comments
Post a Comment