Posts

Showing posts with the label CERPEN

cerita Gadis Bermata Cokelat

  Gadis Bermata Cokelat Jam menunjuk angka jam 7 malam, sudah semestinya jalanan mulai dipenuhi kerumunan orang, ia menyelinap kesana kemari mencari bau sedap yang ditangkapnya kali ini, kerumunan orang tak jadi penghalang baginya. Asap abu abu yang dicarinya mulai mendekat hingga terlihat pedagang kaki lima yang menjuat usbar “ini baru hidup, selamat malam aku minta satu posi usus bakar dengan sambal yag paling hot” “ya siap “jawab si penjual Tak lama kemudian pesanan yang ia pesan mulai tersaaji lengkap di meja makan dengan satu botol bir disampingnya. Rasa lapar yang telah menggerogoti perut tak dapat ditahan lagi, ia melahap semua hanya dalam satu kali membuka mulut “ah kenyang, apa kau merasa kenyang juga? Terimakasih atas hidangannya” “ada apa ini?” “ada apa memangnya?” “tak ada rasanya, terasa hambar sekali. Nyonya apakah kau sudah memasaknya dengan benar? Makanan ini terasa hambar” teriak laki laki berbadan gembul itu “apanya yang tak enak, makan ini sanga...

cerpen ajari aku mengenal duniamu

  Ajari Aku Mengenal Duniamu               Kami berdiri seperti orang bodoh disitu. Hujan yang tak mampu diprediksi datang semaunya sendiri. Derasnya tak tanggung-tanggung. Pemandangan di depan mataku hanya genangan air, sampah-sampah daun mengalir diatas permukaannya. Bau tanah basah sudah menyentuh hidung sejak tadi, betapa aku jatuh cinta pada aroma yang mengesankan ini.             Udara dingin telah menusuk tulang. Hingga aku muak dan kesal sendiri. Langkahku terkunci dengan seseorang yang berada disampingku. Aku mengenalnya, teman sekelas, namun aku belum benar-benar mengetahui tentangnya. Bagiku, dia belum menjadi seseorang yang special, maka aku tak perlu mengingat detail kehidupannya. Dalam suasana menyebalkan seperti ini, apa yang harus kulakukan? Kami berdua di depan teras kelas dan tak saling membuka suara. Hanya lirih, aku bosan.    ...

cerpen saatku melepasmu

  Saatku Melepasmu   “Aku bisa sendiri.” Aku menghempaskan tangannya dengan kasar ketika ia mencoba membersihkan ice cream di bibirku.             Ia terdiam. Aku sibuk menyesap benda manis yang dari tadi menggodaku.             “Kita udah beda. Nggak sama. Semua nggak bisa diubah seperti dulu lagi.”             Tatapannya dingin. Masih memojokkanku dengan raut wajah yang menyebalkan.             “Kenapa ngajak ketemuan lagi? Belum cukup sama apa yang kamu lakukan?” tanyaku panas dan sinis.             Ia menatapku dengan tatapan memelas. Aku menangkap sinyal kesalahan dimatanya. Tapi aku tak peduli. Rasa kasihanku sudah habis untuknya. Aku muak menatapnya. Pertemuan ini tidak terjadi jika di...

cerita cinta

  Haruskah Dia?               Ketika rasa itu muncul tanpa alasan. Ketika hati terpanah tanpa diminta. Ketika itulah perasaan aneh menggelumuti hati ini. Melalui perkenalan sederhana, melalui tingkah laku tak terduga. Aku selalu bertanya kepada Sang Pemberi Cinta ini, “Ya Tuhan, haruskah dia? Haruskah dia yang kuperjuangkan? Haruskah dia yang selalu terlintas setiap detiknya di otakku? Haruskah dia yang selalu memberiku kerinduan yang begitu dalam? Haruskah dia yang aku cintai, yang aku sayang, yang ku takutkan kepergiannya suatu hari?”              Begitu sulit ku mencoba melupakanmu. Tahukah kau? Semakin ku melakukannya, semakin hati ini tak kuat tuk melepaskan. Salah bukan diriku? Terlalu egois akan perasaan ini. Tak bisa melepaskan, padahal kenyataanya, aku sama sekali tak berhak atas kau, kau bukanlah milikku.        ...